Peserta Lomba Penelitian Ikuti Pertemuan Teknis

Puluhan peserta lomba penelitian tahun 2021 di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengikuti pertemuan teknis, di lantai II aula Kantor Bappeda dan Litbang KSB, pada Kamis (27/5). Peserta lomba penelitian dengan tiga kategori yakni, Karya Tulis Ilmah Remaja (KTIR), Penelitian Tindakan Kelas (PTK), serta Penelitian Umum Eksak dan Non Eksak nampak antusias mengikuti pertemuan teknis tersebut. Beberapa peserta mempertanyakan berbagai persiapan teknis, mulai dari metode penulisan proposal, hingga teknis presentasi seminar proposal yang direncanakan akan dilakukan pada tanggal 2 hingga 9 juni 2021.

Anton, SP.,MP yang merupakan salah satu Tim Juri memimpin pertemuan teknis peserta lomba penelitian mengatakan, ada tiga hal yang ditekankan pada pertemuan teknis kali ini. Pertama berkaitan dengan jadwalnya. Kedua, berkaitan dengan tata tertibnya. Selanjutnya yang ketiga dan yang paling penting, yaitu bagaimana penilaiannya. “Jadi apa saja yang menjadi kriteria dalam penilaian, baik untuk dokumen, presentasi proposal, maupun di laporan akhir itu kita sampaikan”, kata pria yang juga sebagai coordinator lomba penelitian non eksak.

Kemudian terkait jadwal presentasi proposal, pihaknya juga menerima banyak pertanyaan dari peserta mengenai waktu pelaksanaan presentasi. Soal tanggal presentasi memang sudah ditentukan pada tanggal 2 sampai 9 Juni 2021. Sementara untuk waktu presentasinya diberikan keringanan, karena berbenturan dengan peserta yang masih mengikuti proses belajar di sekolah.“Karena kegiatan ini juga melibatkan siswa, maka jamnya nanti disesuaikan. Jadi yang sekolah pagi, bisa presentasinya di jam siang. Sementara untuk presentasi online belum diputuskan, tapi kemungkinan akan kita berikan keringanan, karena hanya satu orang saja yang terkendala hadir.

Sebelumnya, Kepala Bappeda dan Litbang KSB melalui Kabid Litbang, Ikramawansyah, ST.,MT beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa, antusiasme peserta lomba penelitian pada tahun 2021 cukup tinggi. Hal tersebut dikarenankan, pihaknya bersama Universitas Cordova telah memaksimalkan sosialisasi ke sekolah sekolah sebagai bentuk pembinaan ilmiah. “Pemerintah menyiapkan wadah, dengan harapan semangat meneliti, kreatifitas, dan inovasi di masyarakat umum, dosen, guru, mahasiswa dan siswa terus berkembang,” tandasnya.